Jaksa Temukan Persamaan Bom JW Marriott 2009 dan 2003

Jakarta - 5 Jaksa dari Kejaksaan Agung (Kejagung) yang
bergabung dengan Densus 88 Antiteror menemukan kesamaan antara
peledakan bom di JW Marriott dan Ritz-Carlton 17 Juli 2009 dengan
peledakan bom sebelumnya yang terjadi 2003. Hal ini dilihat dari cara
pengebom dengan melancarkan aksi bom bunuh diri.
"Hasil
laporan mereka kemarin (Rabu), baru menemukan persamaan peledakan bom
dengan cara bunuh diri," Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Abdul
Hakim Ritonga di Kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Kamis
(23/7/2009).
Dikatakan Ritonga, 5 jaksa yang diturunkan sebagai
satgas antiterotrisme sebelumnya telah mengikuti studi banding ke
Amerika. Keikutsertaan mereka dalam peristiwa pengeboman tersebut atas
perintah Jaksa Agung untuk melihat metode susunan bom dan mengetahui
ada atau tidaknya persamaan bom dengan bom sebelumnya.
"Mengenai
siapa yang bertanggung jawab, masih diselidiki tim penyelidik Mabes
Polri dan Densus 88. Mereka (5 jaksa) sekadar memonitor apa yang
terjadi," pungkasnya.
(nov/nrl)
