Pemkab Lamteng Kembali Alami Defisit Anggaran

Lampung Tengah Tahun anggaran 2010, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng) kembali mengalami krisis anggaran. Diperkirakan kiris anggaran mencapai Rp75,1 miliar ini akan dicarikan pinjaman kepada pihak ke tiga.
Hal itu terungkap dalam rapat paripurna DPRD penyampaian pengantar nota keuangan RAPBD Kabupaten Lamteng tahun anggaran 2010 oleh Bupati Lamteng Mudiyanto Thoyib, kemarin (3-12). Mudiyanto mengatakan dari sisi pendapatan Pemkab Lampung Tengah merencanakan perolehan dana hanya Rp935 miliar.
Sementara itu, Pemkab Lampung Tengah akan menerimaan pembiayaan daerah Rp2,7 miliar, sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan dipatok Rp12,3 miliar. Dampaknya, pada sisi pembiayaan terjadi defisit Rp9,6 miliar.
Dengan hitung-hitungan tersebut, total defisit anggaran Pemkab Lamteng pada tahun anggaran 2010 mendatang menjadi sebesar Rp75,1 miliar. Untuk mengatasi persoalan anggaran tersebut, ekskutif berupaya menututupi dengan melakukan pinjaman daerah kepada perbankan atau lembaga keuangan lainnya. Berap besar pinjaman dan bunga yang harus di angsur, Bupati mengatakan deficit anggaran mencapai Rp75,1 miliar itu sudah melebihi batas maksimal. Karena, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No.138 tahun 2009, batas maksimal difisit anggaran hanya 4,5persen dari pendapatan tahun 2010. (Tbgs/pri)
