Lamteng genjot produksi pertanian

LAMPUNG TENGAH- Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) terus mengupayakan peningkatan produksi pertanian tanaman pangan, khususnya komoditas padi dan jagung. Pada musim tanam tahun 2009 ini kedua komoditas ini dipastikan mampu melampaui sasaran. Hingga September 2009 lalu, produksi padi yang dicapai oleh salah satu kabupaten lumbung pangan di Provinsi Lampung ini mencapai 630.546 ton, dari sasaran 555.208 ton.
Sementara, dari luas tanam dengan sasaran 124.641 ha baru terrealisasi 77.418 ha, dan luas panen dari sasaran 120.832 ha telah terrealisasi seluas 126.034 ha. Pencapai terget produksi juga di alami komoditas jagung. Sedangkan, produksi tanaman jagung di Lamteng sudah mencapai 453.652 ton, dari sasaran produksi 421.219 ton. Produksi ini masih akan meningkat seiring belum usainya penen jagung untuk musim tanam tahun ini.
Komoditas jagung dari luas sasaran tanam 101.499 ha, baru tercapai 52.270 ha, dan dari luas sasaran penen 103.142 ha, baru terrealisasi 91.187 ha. "Untuk tanaman padi sudah over target, dari sasaran panen seluas 120.832 ha, mampu terlampaui mencapai 126,034 ha atau 104,31 persen, sedang untuk komditas jagung kita masih mampu meningkatkan produksinya karena masih banyak tanaman jagung yang belum dipanen. Hingga September lalu, luas panen sudah mencapai 91,197 persen," ungkap Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Lamteng Ir.Zulkifli.
Ditandasan Zulkifli, diharapkan pencapaian produksi komoditas padi dan jagun mampu melampui pencapaian tahun lalu. Untuk itu, pihaknya terus melakukan upaya peningkatan baik luas sasaran tanam maupun sasaran panen, termasuk penerapan teknologi pertanian maupun penggunanan benih unggul bagi petani. "Tahun 2008 produksi padi mampu mencapai 591.160 ton dari sasaran produksi 454.220 ton, sedang tanaman jagung dari sasaran produksi 410.901 ton mampu mencapai 535.361 ton. Peningkatan produksi ini tentunya kedepan akan terus ditingkatkan dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang masih ada," tegasnya. (pri/tbgs)
